Tips Kelola Keuangan untuk Kamu yang Sedang KPR

Harga properti di Indonesia tiap tahun semakin meningkat. Seperti mustahil seseorang dapat membeli rumah dengan tunai. Butuh menabung bertahun-tahun untuk dapat membeli rumah impian. Maka sebagian besar dari masyarakat Indonesia yang ingin memiliki rumah harus melalui Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Saat mengambil KPR juga seseorang pasti akan muncul rasa khawatir, bagaimana jika seiring berjalannya waktu kesulitan untuk membayar angsuran di Bank. Oleh karena itu, asuransi kredit adalah solusinya. Agar tetap tenang saat mengambil KPR dari kemungkinan risiko yang mungkin saja terjadi.

Umumnya tenor KPR berlangsung belasan hingga puluhan tahun. Maka menjadi kewajiban Anda untuk mengangsur selama tenor tersebut. Maka Anda perlu mengelola keuangan dengan tepat untuk menghindari adanya masalah keuangan.

Mengatur keuangan sebenarnya tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu mengetahui kebutuhanmu sendiri. Mulai mengatur keuangan dengan baik dan tepat sehingga terhindar dari berbagai masalah keuangan. Dikutip dari cermati.com, berikut ini ada beberapa tips pengelolaan keuangan agar KPR Anda berjalan dengan lancar dan lunas tepat waktu:

  • Stop memiliki utang untuk konsumtif

KPR sudah merupakan utang yang harus Anda bayarkan tiap bulannya. Maka, sebaiknya hindari untuk mengambil utang lagi, apalagi untuk hal-hal yang konsumtif. Tinjau kembali pengeluaran Anda selama ini. Apakah Anda banyak menghabiskan uang hanya untuk tindakan konsumtif atau tidak. Mulai membiasakan diri untuk membelanjakan uang hanya untuk kebutuhan penting saja dan abaikan berbelanja hanya karena keinginan semata. Jangan sampai membuat Anda harus membayar banyak utang yang akan berdampak pada angsuran pinjaman KPR di bank.

  • Jangan gali lubang tutup lubang

Pribahasa tersebut digunakan untk seseorang yang membayar utang dari berutang juga. Pastikan Anda tidak membayar KPR dengan utang lainnya, seperti dana dari kartu kredit, pinjaman online, atau jenis pinjaman lainnya. Hal tersebut sangat beresiko dan dapat mengakibatkan keuangan Anda lebih berantakan di masa yang akan datang. Untuk membayar KPR, pastikan Anda sudah menyisihkan uang dari pendapatan untuk membayarnya. Dana tersebut jangan diganggu lagi untuk kebutuhan lain, karena dapat mengganggu kelancaran pembayaran KPR.

  • Memanfaatkan layanan auto debit

Layanan auto debit adalah layanan yang langsung memotong sesuai dengan jumlah cicilan KPR langsung dari rekening pribadi Anda. Sehingga pembayaran cicilan KPR tidak terhambat dan selalu tepat waktu. Hal ini juga meminimalisir uang untuk cicilan dipakai untuk kepentingan lainnya.

  • Memiliki asuransi jiwa kredit

Situasi tidak terduga tidak pernah dapat diperkirakan oleh siapapun. Bagaimana nasib KPR jika kepala keluarga atau pencari nafkah tiba-tiba meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap yang mengakibatkan tidak bisa mencari nafkah, yang juga berdampak pada pembayaran cicilan KPR. Asuransi jiwa kredit adalah solusinya. Jika kredit macet atau gagal bayar karena risiko tersebut, maka pihak asuransi yang akan membayar dan melunasi sisa pinjaman kepada bank.

Jika sudah memutuskan untuk mengambil KPR di bank, maka Anda juga harus komitmen untuk melunasi hingga cicilan tersebut lunas. Jangan terlena dengan hal-hal konsumtif yang akan mengacaukan keuangan yang juga berdampak pada KPR. Tahan hasrat konsumtif tersebut hingga KPR lunas.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *