Tambal gigi adalah prosedur umum yang dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang, patah, atau rusak akibat kerusakan gigi. Namun, tak jarang setelah prosedur penambalan selesai, seseorang merasakan ngilu atau sensasi tidak nyaman pada gigi yang ditambal. Kondisi ini sering kali menimbulkan kekhawatiran, apalagi jika ngilu berlangsung lama. Apa sebenarnya penyebab gigi ngilu setelah ditambal Apakah kondisi ini normal? Dan bagaimana cara mengatasinya?
Penyebab Gigi Ngilu Setelah Ditambal
-
Respons Saraf Gigi
Setelah penambalan, jaringan saraf di dalam gigi bisa menjadi lebih sensitif. Ini terutama terjadi jika lubang pada gigi cukup dalam hingga dekat dengan pulpa (bagian terdalam gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah). Rasa ngilu biasanya dipicu oleh makanan atau minuman panas, dingin, manis, atau asam. -
Penyesuaian Permukaan Tambalan
Jika tambalan terlalu tinggi atau bentuknya tidak sesuai dengan gigitan alami, tekanan saat mengunyah bisa menyebabkan rasa nyeri atau ngilu. Ini dikenal sebagai “high filling” dan perlu diperbaiki oleh dokter gigi. -
Bahan Tambalan
Jenis bahan yang digunakan untuk menambal gigi juga bisa memengaruhi sensitivitas. Misalnya, bahan tambal logam seperti amalgam bisa menghantarkan panas dan dingin lebih cepat dibandingkan bahan resin komposit, sehingga lebih mungkin menyebabkan ngilu. -
Reaksi Alergi atau Iritasi
Meskipun jarang, beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi terhadap bahan tambal tertentu. Selain itu, bahan kimia dalam tambalan dapat menyebabkan iritasi sementara pada jaringan gusi atau saraf. -
Peradangan Pulpa
Jika penambalan dilakukan terlalu dekat dengan pulpa, atau jika ada infeksi yang belum sepenuhnya tertangani sebelum tambalan, jaringan pulpa bisa meradang. Kondisi ini disebut pulpitis, yang bisa bersifat reversible (bisa sembuh) atau irreversible (membutuhkan perawatan saluran akar).
Apakah Gigi Ngilu Setelah Ditambal Itu Normal?
Rasa ngilu ringan hingga sedang setelah penambalan adalah hal yang umum, terutama selama beberapa hari hingga dua minggu pertama. Selama periode ini, gigi sedang beradaptasi dengan tambalan baru. Namun, jika ngilu berlangsung lebih dari dua minggu, semakin parah, atau disertai rasa nyeri yang tajam dan terus-menerus, ada kemungkinan terjadi komplikasi yang perlu segera diperiksa oleh dokter gigi.
Cara Mengurangi Gigi Ngilu Setelah Ditambal
-
Hindari Makanan Ekstrem
Kurangi konsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, dingin, manis, atau asam selama beberapa hari setelah penambalan. -
Gunakan Pasta Gigi Khusus Gigi Sensitif
Pasta gigi dengan kandungan seperti potasium nitrat atau strontium chloride dapat membantu mengurangi sensitivitas gigi. -
Hindari Mengunyah di Sisi Gigi yang Ditambal
Untuk sementara waktu, cobalah mengunyah di sisi mulut yang lain agar gigi yang ditambal tidak terlalu tertekan. -
Obat Pereda Nyeri
Jika ngilu cukup mengganggu, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol sesuai dosis yang dianjurkan.
Kapan Harus Kembali ke Dokter Gigi?
Segera konsultasikan ke dokter gigi jika:
-
Rasa ngilu atau nyeri tidak membaik dalam 1–2 minggu.
-
Gigi terasa sangat nyeri saat ditekan atau digunakan mengunyah.
-
Terdapat pembengkakan pada gusi di sekitar gigi yang ditambal.
-
Anda mengalami nyeri berdenyut yang terus-menerus, bahkan tanpa rangsangan makanan atau minuman.
Dokter gigi akan melakukan evaluasi apakah tambalan perlu disesuaikan, diganti, atau jika diperlukan tindakan lanjutan seperti perawatan saluran akar.
Kesimpulan
Gigi ngilu setelah ditambal bisa menjadi reaksi normal atau tanda adanya masalah yang lebih serius. Dengan memahami penyebab dan cara penanganannya, Anda bisa lebih tenang dan tahu kapan saat yang tepat untuk kembali ke dokter. Yang terpenting, jangan abaikan rasa ngilu yang berkepanjangan — kesehatan gigi adalah bagian penting dari kualitas hidup secara keseluruhan.